a

Price to Earning Ratio (rasio harga terhadap laba bersih)

Price to Earning Ratio (rasio harga terhadap laba bersih)
Price Earning Ratio (PER) merupakan komponen kedua setelah EPS yang harus diperhatikan dalam analisis perusahaan. Menurut Eduardus Tandelilin (2001 : 243), informasi PER mengindikasikan besarnya rupiah yang harus dibayarkan investor untuk memperoleh satu rupiah earning perusahaan.

Dengan kata lain, PER menunjukkan besarnya harga setiap satu rupiah earning perusahaan. Disamping itu PER juga merupakan ukuran harga relatif dari sebuah saham perusahaan.

Menurut Hendry dan Tjiptono (2001:140), PER menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. PER dihitung dengan satuan kali. 

Misalnya jika suatu saham memiliki PER sebesar sepuluh kali, berarti pasar menghargai sepuluh kali atas kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Bagi pemodal, semakin kecil PER suatu saham semakin bagus karena saham tersebut termasuk murah.

Oleh karena itu PER sangat efektif untuk mengukur kemahalan harga saham. Dalam penelitian ini, peneliti mengukur kemahalan harga saham dengan cara membandingkan antara rata-rata PER perusahaan yang melakukan stock split dengan rata-rata PER perusahaan yang tidak melakukan stock split.  

Apabila rata­-rata PER perusahaan yang melakukan stock split lebih tinggi dari rata-rata PER perusahaan yang tidak melakukan stock split, maka hal itu berarti harga saham perusahaan yang melakukan stock split lebih mahal dari pada harga saham perusahaan yang tidak melakukan stock split.
Price to Earning Ratio dapat dihitung dengan menggunakan rumus :

                  Harga Pasar Saham Biasa
PER       : ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­_________________________
                  Laba Per lembar Sahat
Artikel Menarik Lainnya
Copyright © 2012-2099 Contoh Artikel Berita - Template by Ardi Bloggerstranger. All rights reserved.