a

Penjelasan tentang Molahidatidosa

Molahidatidosa adalah suatu keadaan patologik dari korion yang ditandai dengan :
1.      Degenerasi kistik dari villi, disertai pembengkakan hidropik.
2.      Avaskularitas, atau tidak adanya pembuluh darah janin.
3.      Proliferasi jaringan trofoblastik.

Diagnosis banding
Meliputi abortus iminens, abortus yang gagal ( missed abortion), kematian janin trimester pertengahan, kehamilan ganda, tanggal menstruasi yang salah, uterus hamil yang diperbesar oleh leiomioma dan hidramnion.

Hamil mola adalah suatu kehamilan dimana setelah fertilisasi hasil konsepsi tidak berkembang menjadi embrio tetapi terjadi proliferasi dari vili koriales disertai dengan degenerasi hiropik. Uterus melunak dan bnerkembang lebih cepat dari usia gestasi yang normal, tidak dijumpai adanya janin, kavum uteri hanya terisi oleh jaringan seperti rangkaian buah anggur.

Mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal, dengan ciri-ciri stoma villus korialis langka, vaskularisasi dan edematus. Janin biasanya meninggal akan tetapi villus-villus yang membesar dan edematus itu hidup dan tumbuh terus, gambaran yang diberikan adalah sebagai segugus buah anggur. Jaringan trofoblas pada villus kadang –kadang berploriferasi ringan kadang – kadang keras, dan mengeluarkan hormon, yakni human chorionic gonadotropin (HCG) dalam jumlah yang lebih besar daripada kehamilan biasa.
Uterus membesar lebih besar dari biasa, penderita mengeluh tentang mual dan muntah, tidak jarang terjadi perdarahan pervaginam. Kadan – kadang pengeluaran darah disertai dengan pengeluaran beberapa gelembung villus, yang memastikan diagnosis mola hidatidosa.
Frekuensi mola umumnya pada wanita di Asia lebih tinggi ( 1 dari 120 kehamilan ) daripada wanita di negara-negara barat ( 1 dari 2000 kehamilan ),. Tentang nasibnya kehamilan tidak normal ini dapat dikatakan, bahwa mola keluar sendiri atau dikeluarkan dengan suatu tindaka; pengeluaran sendiri biasanya disertai dengan perdarahan yang banyak.
Dari mola yang sifatnya jinak, dapat tumbuh tumor trofoblast yang bersifat ganas. Tumor ini ada yang kadang-kadang masih mengandung villus di samping trofoblast yang berfloriferasi, dapat mengadakan invasi yang umumnya bersifat lokal, dan dinamakan mola destruens ( invasive mole, penyakit trofoblast ganas jenis villosum). Selain itu terdapat pula tumor trofoblast yang hanya terdiri dari atas sel-sel trofoblast tanpa stroma, yang umumnya tidak hanya berinvasi di otot uterus tetapi menyebar ke alat-alat lain ( koriokorsinoma, penyakit trofoblast ganas non villosum ).
Artikel Menarik Lainnya
Copyright © 2012-2099 Contoh Artikel Berita - Template by Ardi Bloggerstranger. All rights reserved.