a

Langkah Langkah Overclocking

Langkah – Langkah Overclocking

Langkah – langkah yang harus di lakukan jika kita melakukan overclocking adalah sebagai berikut :
1.Menyiapkan Manual Motherboard
Buku manual motherboargd ini berfungsi untuk menentukan konfigurasi jumper atau DIP switch mana yang harus di ubah dan bagaimana cara mengubahnya.

Setelah mendapatkan manual motherboard, tugas selanjutnya adalah mencari konfigurasi bus clock dan multiplier yang harus digunakan. Untukmencari konfigurasi bus clock anda, cari informasi di manual motherboard tulisan “ bus clock” ,”external clock, atau “ bus frequency “, biasanya dalam bentuk table yang menyertakan konfigurasi jumper atau DIP switch yang sesuai. Sebagai bantuan nilai – nilai yang ada, pada table konfigurasi bus clock biasanya adalah 50 Mhz, 60 Mhz, 66 Mhz. terkadang daftar konfigurasi clock tidak berbentuk table tapi sudah berupa gambar jumper atau DIP switch . 
 
Setelah anda menemukan konfigurasi untuk bus clock, selanjutnya tugas anda adalah mencari konfigurasi untuk mencari multiplier . sama seperti Bus clock , kali ini yang harus di cari adalah yang berbunyi “ ratio “, “ multiplier”, “core/bus”, biasanya data yang ada dapat berbentuk ‘x1,5’,’x2’,’x2,5’,’x3’ ada juga manual motherboard yang memberikan data ini dalam bentuk gambar jumper atau DIP switch.
 
2.Tentukan Konfigurasi Untuk Overclock
Setelah di temukan daftar konfigurasi jumper atau DIP switch, anda harus menemukan konfigurasi overclock mana yang akan di gunakan .
 
Untuk memilih konfigurasi overclock , pertama naikan CPU clock secara perlahan – lahan. Jika sudah berhasil baru naikan lagi. Kedua jika motherboard dan memori anda mendukung pengunaan bus clock yang yang tinggi, usahakan naikan bus clock. Ketiga, jika jika bingung memilih konfigurasi yang ungkin, ujilah kecepatan dan kesetabilanya lalu pilih hasil yang terbaik.
 
Kemudian lihat manual motherboard dan catat konfigurasi jumper atau DIP switch yang harus di lakukan untuk melakukan hal itu : missal anda akan mengoverclock Pentium MMX 166 Mhz menjadi Pentium MMX 200 Mhz, maka carilah konfigurasi jumper untuk multiplier 3. ( sebaiknya mengetahui tentang translasi multiplier ).
 
Untuk multiplier tidak lebih dari 3, beberapa prosesor menyediakan translasi multiplier . contoh : adalah intel Pentium MMX 233 Mhz ( 66 Mhz X 3,5 Mhz) , jika komputer anda mendukung multiolier 3,5 x atau 4x maka konfigurasikanlah multiplier 3,5x atau 4x di motherboard dan prosesor menerimanya, tetapi jika motherboard anda tidak mendukung multiplier ini, anda dapat mengunakan multiplier 1,5x di motherboard agar processor yang mengunakan multiplier 3,5x dan mengunakan multiplier 2x di motherboard agar prosesor mengunakan multiplier 4x.

3.Siapkan Peralatan Teknis
Peralatan yang diperlukan untuk overclock antara lain :
Obeng tipe ‘ + ‘ ukuran sedang
Obeng tipe’ – ‘ ukuran sangat kecil
Senter
Ruang kerja yang terang di butuhkan agar dapat dengan mudah melihat dan mencari jumper di antara tumpukan – tumpukan kabel-kabel
 
4.Matikan Koputer Anda
5.Buka Casing Komputer
 
6.Ubah Posisi Casing
Bagi yang memiliki casing tipe tower, ada baiknya memiringkan posisi sehingga menjadi horizontal .
7.Perhatikan Isi Casing
 
8.Cari Jumper Atau DIP Switch Yang Anda Butuhkan
Carilah berdasarkan nomor yang di berikan, misalnya J 21, J22, tapi ada juga yang mengunakan kode BF0,BF1,dan BF2 untuk jumper bus clock serta FS0,FS1 dan FS2 untuk jumper multiplier. Umumnya lokasi jumper akan berada dekat dengan lokasi prosesor, jarang sekali yang meletakan di belakang motherboard atau di sela – sela slot ISA/PCI.
 
9.Lakukan Perubahan Konfigurasi Jumper Atau DIP Switch
Lakukan perubahan seperlunya, jangan merubah konfigurasi jumper atau DIP switch yang tidak ada gunanya,sebelum melakukan perubahan pastikan jumper atau DIP switch itulah yang harus diubah. ( periksa nomor jumper atau DIP switch ). Silahkan lihat box jumper dan DIP switchnya agar lebih jelas.
 
10.Kembalikan Casing ke Posis Semula
Jika sebelumnya anda memiringkan posisi casing, sekarang kembalikan ke posisi semula.
 
11.Nyalakan Komputer
Sekarang kita dapat melihat hasilnya, jangan tutup casing terlebih dahulu , karena munkin anda masih perlu melakukan modifikasi konfigurasi. Sekarang nyalakan komputer jika komputer anda berhasil menyala dengan baik, berarti anda sudah separuh jalan, jika komputer anda tidak dapat menyala berarti terjadi troubleshooting.
Artikel Menarik Lainnya
Copyright © 2012-2099 Contoh Artikel Berita - Template by Ardi Bloggerstranger. All rights reserved.