Network Switching System (NSS) bertanggung jawab atas pemanggilan dan pengiriman pesan. BSS menyediakan semua fungsionalitas yang diperlukan untuk melayani pengguna bergerak seperti registrasi, otentifikasi, pembaruan lokasi (location updater), pindah tangan (handover), perutean (routing) panggilan/pengiriman ke pengguna yang sedang berada di luar jangkauan area. NSS terdiri dari beberapa unit fungsional, yaitu:
a. HLR
Home Location Register (HLR) adalah basis data tempat data dan informasi pelanggan disimpan secara permanen/tetap (tidak tergantung pada posisi pelanggan). Dalam proses pengiriman pesan, HLR juga dapat memberikan informasi ke SMSC bahwa jaringan mobile yang dituju telah dikenali dan dapat dilakukan pengaksesan, sehingga pesan dapat segera dikirim ke tujuan. Dalam hal ini, HLR bertidak sebagai pusat infromasi pelanggan.
b. MSC
Mobile Switching Center (MSC) bertugas melakukan switching ke sistem, selain itu MSC berperan sebagai interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar pelanggan seluler maupun antar pelanggan seluler dengan jaringan tetap telepon kabel (PTSN). MSC mengendalikan panggilan dari atau ke sistem telepon. Dalam kaitannya dengan pengiriman short message, MSC akan mengirimkan short message kepada pelanggan yang dituju dengan memilih stasiun utama (base station) yang tepat.
c. VLR
Visitor Location Register (VLR) berfungsi untuk menyimpan data dan informasi dimulai pada saat pelanggan memasuki area yang berada dalam wilayah suatu MSC VLR tersebut. Adanya informasi tentang pelanggan dalam VLR memungkinkan MSC melakukan hubungan baik panggilan masuk maupun panggilan keluar. Berbeda dengan HLR, VLR bertindak sebagai basis data pelanggan yang bersifat dinamis karena selalu berubah setiap waktu menyesuaikan dengan pelanggan yang masuk atau berpindah wilayah suatu MSC. Data yang tersimpan dalam VLR akan selalu berubah mengikuti pergerakan pelanggan. Dengan adanya informasi yang di ambil dari VLR, MSC dapat mengalihkan pesan pendek ke BSS yang berhubungan.
d. GMSC
Gateway MSC (GMSC) merupakan pintu gerbang jaringan bergerak yang dapat berhubungan dengan jaringan lain. Dalam pengiriman pesan, GMSC melakukan pengambilan data dari HLR untuk mengetahui informasi perjalanan pesan ke alamat yang dituju dan melakukan pengiriman pesan ke MSC yang tepat.
e. SME
Short Message Entitas (SME) merupakan entitas dari pengguna SMS, SME berupa MS atau jaringan tetap yang melakukan aktivitas pengiriman dan penerimaan SMS.
f. AuC
Authentication Center (AuC) menyimpan semua informasi yang diperlukan untuk memeriksa keabsahan pelanggan, sehingga usaha untuk mengandakan hubungan pembicaraan dengan pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan. Selain itu AuC juga berfungsi untuk menghindari adanya pihak ketiga yang secara tidak sah mencoba untuk menyadap pembicaraan pelanggan.
g. EIR
Equipment Identitas Register (EIR) adalah basis data yang berisi informasi tentang identitas peralatan bergerak yang valid. Setiap peralatan bergerak dilengkapi dengan IMEI (International Mobile Equipment Identitas). EIR memuat data-data peralatan pelanggan yang dibagi atas tiga kategori yaitu,
1. peralatan bergerak bebas mengadakan hubungan pembicaraan ke manapun
2. peralatan bergerak hanya boleh mengadakan hubungan pembicaraan ke tujuan tertentu
3. peralatan bergerak sama sekali tidak diizinkan untuk mengadakan hubungan (komunikasi).
h. SMSC
SMS Center (SMSC) merupakan pengelola dan pentransmisi SMS. SMSC berupa hardware dan software yang berfungsi sebagai kantor pos dalam mengatur lalu lintas surat. Setiap jaringan GSM memiliki satu atau lebih SMSC untuk menyortir dan melakukan perutean (routing) pesan. SMSC bertugas melakukan pengecekan, pengaturan, dan pengiriman pesan kepada operator. Selain itu SMSC dapat juga mengirim dan menerima pesan antar jaringan GSM. Dalam pengiriman pesan terdapat dua metode, yang tergantung dari interface yang didukung oleh SMSC dalam jaringan GSM, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Pengiriman pesan secara langsung dapat dilakukan oleh terminal yang telah terhubung dengan jaringan GSM melalui modem GSM. Hal ini berbeda dengan pengiriman pesan secara tidak langsung. Pengguna harus melakukan pemanggilan operator terlebih dahulu untuk meminta bantuan pengiriman pesan ke nomor yang dituju. SMS Center harus mampu melakukan
1. Menerima SMS (pesan) dan mengirimkan SMS ke ponsel (Mobile Station) secara langsung jika ponsel (nomor) tujuan aktif (telah terdeteksi).
2. Menyimpan SMS tersebut sampai Validity-Period berakhir jika nomor tujuan tidak terdeteksi (tidak aktif).
3. Mengirimkan status pengiriman pesan ke nomor pengirim.